Logo
Unionpedia
Komunikasi
Temukan di Google Play
Baru! Ambil Unionpedia pada perangkat Android™ Anda!
Bebas
Akses lebih cepat ketimbang browser!
 

Anitta

Indeks Anitta

Anitta, merupakan seorang raja Kushshar, sebuah kota yang belum diidentifikasi.

7 hubungan: Bahasa Het, Hattusa, Jerman, Pithana, Piyusti, Rumpun bahasa Indo-Eropa, Tudhaliya.

Bahasa Het

Bahasa Het atau dalam bahasa Inggris disebut Hittite language, adalah sebuah bahasa mati yang pernah dipertuturkan oleh orang Het, sebuah bangsa yang pernah memiliki sebuah kerajaan besar di Hattusa kuno (sekarang Boğazköy) di sebelah utara Turki.

Baru!!: Anitta dan Bahasa Het · Lihat lebih »

Hattusa

Hattusa (URUa-at-tu-ša; attuša, dekat Boğazkale (sebelumnya Boğazköy), Turki) adalah ibukota bangsa Het pada Zaman Perunggu akhir.

Baru!!: Anitta dan Hattusa · Lihat lebih »

Jerman

Republik Federal Jerman (bahasa Jerman: Bundesrepublik Deutschland) adalah negara berbentuk federasi di Eropa Barat.

Baru!!: Anitta dan Jerman · Lihat lebih »

Pithana

Pithana (Pythanas) merupakan seorang raja Zaman Perunggu dari kota Anatolia, Kussara, dan pendahulu dari Dinasti Het kemudian.

Baru!!: Anitta dan Pithana · Lihat lebih »

Piyusti

Peta yang menunjukkan di mana Piyusti memerintah sebelum ia dikalahkan. Piyusti atau Piyušti merupakan seorang raja Hattusa pada abad ke-17 SM (kronologi pendek).

Baru!!: Anitta dan Piyusti · Lihat lebih »

Rumpun bahasa Indo-Eropa

Rumpun bahasa Indo-Eropa atau India-Eropa adalah kelompok bahasa-bahasa berkerabat dengan jumlah penutur terbesar di seluruh dunia. Ada ratusan bahasa yang masih dituturkan yang termasuk dalam rumpun bahasa ini. Banyak bahasa anggota rumpun ini yang memiliki sejarah tertulis sangat panjang (kedua tertua setelah rumpun bahasa Afroasiatik) sehingga kajiannya relatif eksak dan perbandingan bahasa dapat dilakukan lebih cermat. Kurang lebih separuh dari 6 miliar jiwa penduduk bumi berbahasa ibu dari salah satu rumpun bahasa ini. Bahasa-bahasa Indo-Eropa mencakup delapan subrumpun yang mudah ditilik perbedaan maupun kemiripannya. Mereka adalah subrumpun Indo-Iran, Armenia, Helenik, Albania, Italik, Keltik, Germanik, dan Balto-Slavik. Selain itu terdapat sub rumpun bahasa Anatolia, Tokharia, dan bahasa Proto-Indo-Eropa (hipotetik) yang telah punah. Dari 20 bahasa masa kini yang terbesar menurut jumlah penuturnya menurut Ethnologue SIL, dua belas di antaranya adalah Indo-Eropa: bahasa Spanyol, bahasa Inggris, bahasa Hindi, bahasa Portugis, bahasa Bengali, bahasa Rusia, bahasa Jerman, bahasa Marathi, bahasa Prancis, bahasa Italia, bahasa Punjabi, dan bahasa Urdu. Penutur asli kedua belas bahasa ini mencakup lebih dari 1,7 miliar jiwa. Sejumlah bahasa Indo-Eropa telah menyumbang banyak kosakata ke dalam bahasa Indonesia, seperti bahasa Sanskerta, bahasa Persia, bahasa Portugis, bahasa Belanda, dan bahasa Inggris.

Baru!!: Anitta dan Rumpun bahasa Indo-Eropa · Lihat lebih »

Tudhaliya

Tudhaliya merupakan nama dari beberapa raja Het.

Baru!!: Anitta dan Tudhaliya · Lihat lebih »

KeluarMasuk
Hei! Kami di Facebook sekarang! »