Logo
Unionpedia
Komunikasi
Temukan di Google Play
Baru! Ambil Unionpedia pada perangkat Android™ Anda!
Ambil
Akses lebih cepat ketimbang browser!
 

Bahasa Napolitan

Indeks Bahasa Napolitan

Bahasa Napolitan merupakan sebuah bahasa Italik, terutama di Campania, Italia timur laut.

5 hubungan: Bahasa Italik, Campania, Huruf Latin, Italia, Rumpun bahasa Roman.

Bahasa Italik

Bahasa Italik merupakan subrumpun dari cabang Kentum rumpun bahasa Indo-Eropa.

Baru!!: Bahasa Napolitan dan Bahasa Italik · Lihat lebih »

Campania

Campania adalah sebuah regione (wilayah) di Italia Selatan, berbatasan dengan Lazio di barat laut, Molise di utara, Puglia di timur laut, Basilicata di timur, dan Laut Tyrrhenia di barat.

Baru!!: Bahasa Napolitan dan Campania · Lihat lebih »

Huruf Latin

Aksara Latin atau Aksara Romawi adalah seperangkat tanda gambar (Aksara) yang berdasarkan pada huruf-huruf Latin klasik, yang berasal dari rupa huruf Yunani kuno versi Cumae, yang pernah digunakan oleh bangsa Etruskan.

Baru!!: Bahasa Napolitan dan Huruf Latin · Lihat lebih »

Italia

Italia, resminya Republik Italia (Repubblica Italiana, adalah sebuah negara kesatuan republik parlementer di EropaSemenanjung Italia secara geografis terletak di Eropa Selatan, sedangkan Italia Utara dapat ditempatkan sebagian atau seluruhnya di Eropa Tengah. Karena alasan budaya, politik dan sejarah, Italia adalah negara di Eropa Barat. Terletak di jantung Laut Mediterania. Italia berbatasan dengan Prancis, Swiss, Austria, Slovenia, San Marino dan Vatikan. Italia mencakup area seluas 301.338 km² (116.347 mi²), dan dipengaruhi oleh iklim sedang dan iklim mediterania. Dilihat dari bentuknya, peta Italia berbentuk seperti sepatu bot atau di Italia sering disebut lo Stivale. Dengan jumlah penduduk mencapai 61 juta jiwa, Italia merupakan negara anggota UE keempat yang paling banyak penduduknya. Sejak Era Klasik, Italia sudah dihuni oleh berbagai bangsa dan peradaban. Seperti Bangsa Fenisia, Kartago, dan orang-orang Yunani kuno yang mendirikan permukiman di selatan Italia, bangsa Etruskan dan Kelt mendiami tengah dan utara Italia, serta suku Italia Kuno dan bangsa Italic yang tersebar di seluruh Semenanjung Italia dan Insular Italia (Sardinia dan Sisilia). Suku Italic atau yang dikenal sebagai Orang Latin membentuk Kerajaan Romawi yang pada akhirnya kerjaan tersebut menjadi sebuah republik yang berhasil menaklukkan dan mengasimilasi peradaban terdekat lainnya. Roma akhirnya muncul sebagai kekuatan dominan di cekungan mediterania, berhasil menaklukkan sebagian besar dunia kuno dan menjadi pusat kebudayaan, politik dan keagamaan terkemuka di peradaban Barat. Peninggalan Kekaisaran Romawi tersebar luas dan dapat dilihat dalam saluran distribusi global hukum sipil, pemerintahan republik, Kekristenan dan tulisan Latin. Selama Abad Pertengahan, Italia mengalami keruntuhan sosiopolitik di tengah invasi barbar yang merugikan, namun pada abad ke-11 banyak negara-kota dan republik maritim Italia yang bangkit untuk mencapai kemakmuran melalui pelayaran, perdagangan, dan perbankan, meletakkan dasar bagi kapistalisme modern Sée, Henri.. Statelets merdekaStatelets adalah sebuah negara yang muncul akibat perpecahan satu negara, yang bertindak sebagai pusat perdagangan utama Eropa dengan Asia dan Timur Dekat, menikmati tingkat demokrasi dan kekayaan yang lebih besar dibandingkan dengan monarki feodal yang berkonsolidasi di seluruh Eropa pada saat itu. Sebagian besar Italia Tengah tetap berada di bawah kendali Negara-negara Kepausan teokratis, sementara Italia Selatan feodal sampai abad ke-19, sebagai hasil suksesi penaklukan Bizantium, Arab, Norman, Spanyol, dan Bourbon di wilayah ini. Renaisans dimulai dari Italia dan menyebar ke seluruh Eropa, dengan membawa minat baru pada humanisme, sains, eksplorasi dan seni. Pada saat ini budaya Italia berkembang, dan menghasilkan cendekiawan, seniman dan polimatik terkenal seperti Leonardo da Vinci, Galileo, Michelangelo, dan Machiavelli. Juga penjelajah terkenal Italia seperti Marco Polo, Christopher Columbus, Amerigo Vespucci dan Giovanni da Verrazzano yang menemukan rute baru ke Timur Jauh dan Dunia Baru, yang membantu Zaman Penjelajahan Eropa. Namun demikian, kekuatan komersial dan politik Italia berkurang dengan dibukanya rute perdagangan Atlantik dan rute menuju Samudra Hindia melalui Tanjung Harapan yang melintasi Laut Tengah. Dan lagi, negara-negara kota Italia terus terlibat dalam peperangan berdarah, yang berpuncak pada Perang Italia pada abad ke-15 dan 16, yang akhirnya membuat mereka kelelahan, tanpa ada yang muncul sebagai kekuatan dominan. Penguasa yang melemah segera menjadi korban penaklukan kekuatan Eropa seperti Prancis, Spanyol dan Austria. Pada pertengahan abad ke-19, muncul sebuah gerakan untuk mendukung nasionalisme dan kemerdekaan Italia dari kontrol asing. Gerakan ini menyebabkan pergolakan politik revolusioner yang disebut Risorgimento untuk menyatukan negara-negara di Italia. Setelah berbagai usaha yang dilakukan gagal, akhirnya Perang Kemerdekaan Italia dan Ekspedisi Seribu berhasil menyatukan negara-negara di Italia pada tahun 1861, dan sekarang menjadi sebuah kekuatan besar setelah berabad-abad didominasi kekuasaan asing.. Di akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, Kerajaan Baru Italia dengan cepat melakukan industrialisasi, terutama di utara, dan kolonial kerajaan, sementara di selatan sebagian besar masih miskin dan dikecualikan dari industrialisasi, dan memicu diaspora besar dan berpengaruh. Meskipun menjadi salah satu pemeran utama dalam Perang Dunia I, Italia mengalami masa krisis ekonomi dan kekacauan sosial, yang mengarah pada munculnya kediktatoran fasis pada tahun 1922. Partisipasi selanjutnya dalam Perang Dunia II di pihak Axis berakhir dengan kekalahan militer, penghancuran ekonomi, dan perang sipil Italia. Setelah pembebasan dan bangkitnya perlawanan, Italia menghapuskan monarki dan mengembalikan demokrasi, menikmati ledakan ekonomi yang berkepanjangan, terbebas dari kekacauan sosiopolitik (seperti, Anni di Piombo, Mani pulite, Perang Mafia Kedua, Percobaan Maxi dan pembunuhan para pejabat anti-mafia) dan menjadi negara maju utama. Saat ini, Italia memiliki ekonomi terbesar ketiga di Zona Euro dan kedelapan terbesar di dunia. Memiliki tingkat perkembangan manusia yang sangat tinggi dan berada di peringkat keenam dunia untuk harapan hidup. Negara ini berperan penting dalam urusan ekonomi, militer, budaya dan diplomatik regional maupun global, dan merupakan kekuatan regional dan kekuatan besar. Italia adalah pendiri dan anggota terkemuka Uni Eropa dan anggota berbagai lembaga internasional seperti PBB, NATO, OECD, OSCE, WTO, G7/G8, G20, Uni untuk Mediterania, Majelis Eropa, Uniting for Consensus, dan banyak lagi. Sebagai cerminan akan kekayaan budayanya, Italia adalah rumah bagi 51 Situs Warisan Dunia, merupakan yang paling banyak, dan merupakan negara yang paling banyak dikunjungi kelima di dunia.

Baru!!: Bahasa Napolitan dan Italia · Lihat lebih »

Rumpun bahasa Roman

Bahasa Roman ialah bahasa resmi di banyak negara di dunia. Rumpun bahasa Roman atau Romans, adalah salah satu cabang dari keluarga bahasa Indo-Eropa, ialah bahasa yang tumbuh dan berkembang dari bahasa Latin. Bahasa Roman yang paling terkenal ialah bahasa Perancis, Spanyol, Italia, Portugis dan Rumania. Termasuk juga ke dalamnya suatu bahasa yang disebut bahasa Romansch, suatu bahasa yang dituturkan di Graubünden di Swiss bagian tenggara. Bahasa-bahasa Roman dipertuturkan oleh 600 penutur asli di seluruh dunia, terutama di benua Amerika, Eropa, dan Afrika, serta berbagai wilayah yang lebih kecil lainnya yang tersebar di seluruh dunia. Semua bahasa Roman (kadang-kadang disebut pula sebagai Romanik) adalah turunan dari bahasa Latin Vulgar (lebih tepatnya, bahasa Latin rakyat), bahasa para tentara, pemukim dan budak dari Kekaisaran Romawi, yang banyak mengandung perbedaan dengan bahasa Latin Klasik dari kaum terdidik Romawi. Antara tahun 200 SM dan 100 M, ekspansi Kekaisaran Romawi, yang disertai oleh kebijakan-kebijakan administratif dan pendidikan Roma, membuat bahasa Latin bahasa pribumi yang dominan di wilayah yang merentang dari Jazirah Iberia ke pantai barat Laut Hitam. Semua bahasa ini terus-menerus berubah. Pada masa kemunduran Roma dan setelah keruntuhan dan perpecahannya pada abad ke-5, evolusi bahasa Latin di masing-masing wilayah ini menjadi semakin cepat, dan akhirnya berpencar menjadi banyak bahasa yang berbeda-beda. Banyak di antara bahasa-bahasa ini masih bertahan dalam bentuk modernnya. Imperium seberang lautan yang diciptakan oleh Spanyol, Portugal, dan Perancis sejak abad ke-15 kemudian menyebarkan bahasa-bahasa Roman ini ke benua-benua lainnya—begitu luasnya hingga sekitar dua-pertiga dari semua penutur bahasa Roman kini hidup di luar Eropa. Meskipun mengalami berbagai pengaruh dari bahasa-bahasa pra-Roman dan dari invasi-invasi di kemudian hari, fonologi, morfologi, leksikon, dan sintaksis dari semua bahasa Roman terutama sekali merupakan evolusi dari bahasa Latin. Akibatnya, kelompok ini memiliki sejumlah ciri linguistik yang memisahkannya dari cabang-cabang bahasa Indo-Eropa lainnya. Khususnya, dengan satu atau dua perkecualian, bahasa-bahasa Roman telah kehilangan sistem deklensi dari bahasa Latin Klasik, dan akibatnya, mempunyai struktur kalimat Subjek Verba Objek dan banyak menggunakan preposisi.

Baru!!: Bahasa Napolitan dan Rumpun bahasa Roman · Lihat lebih »

Beralih ke halaman ini:

Bahasa Neapolitan, Bahasa napolitan.

KeluarMasuk
Hei! Kami di Facebook sekarang! »