Logo
Unionpedia
Komunikasi
Temukan di Google Play
Baru! Ambil Unionpedia pada perangkat Android™ Anda!
Bebas
Akses lebih cepat ketimbang browser!
 

Shapur II

Indeks Shapur II

Shapur II adalah raja kesembilan Keiasaran Sassanid dari tahun 309 hingga 379.

4 hubungan: Kekristenan, Khorasan, Konstantinus Agung, Naisabur.

Kekristenan

Kekristenan atau KristianitasDari kata Yunani Kuno Χριστός, Khristós (dilatinkan menjadi Christus), terjemahan dari kata Ibrani מָשִׁיחַ, Māšîăḥ, yang berarti "orang yang diurapi", diimbuhi akhiran Latin -ian dan -itas.

Baru!!: Shapur II dan Kekristenan · Lihat lebih »

Khorasan

Khorasan dapat merujuk pada.

Baru!!: Shapur II dan Khorasan · Lihat lebih »

Konstantinus Agung

Konstantinus Agung (Flavius Valerius Aurelius Constantinus Augustus; bahasa Yunani: Κωνσταντῖνος ὁ Μέγας; 27 Februari 272 MAda beberapa kemungkinan penanggalan kelahirannya tetapi kebanyakan sejarawan modern menggunakan 272". Lenski, "Reign of Constantine" (CC), 59. – 22 Mei 337 M), juga dikenal sebagai Konstantinus I atau Santo Konstantinus (dalam Gereja Ortodoks sebagai Santo Konstantinus Agung, Setara Rasul), merupakan seorang Kaisar Romawi dari tahun 306 sampai 337 M.

Baru!!: Shapur II dan Konstantinus Agung · Lihat lebih »

Naisabur

Nisyapur atau Naisabur, (نیشابور, juga Nīshāpūr, Nīshābūr, and Neyshābūr berasal dari bahasa Persia abad pertengahan: New-Syabuhr, berarti "Kota Syapur yang baru" adalah sebuah kota di Provinsi Razavi Khorasan, ibu kota dari Sahrestani Nishapur dan bekas ibukota dari Khurasan, di timur laut Iran, terletak di dataran subur di kaki Gunung Binalud. Naisabur, bersama dengan Marw, Herat dan Balkh adalah salah satu dari empat kota besar dari Khurasan Raya dan juga merupakan salah satu kota terbesar pada abad pertengahan, sebagai pusat pemerintahan kekhilafahan Islam di timur, tempat tinggal bagi beragam kelompok etnis dan agama, sebagai jalur perdagangan pada rute komersial dari Transoxiana dan Tiongkok, Irak dan Mesir. Kota ini mencapai puncak kejayaannya pada abad ke-10 M hingga dihancurkan oleh invasi pasukan Mongol pada tahun 1221 M, juga gempa besar pada abad ke-13 M. Dalam sejarah Islam kala itu termasuk dalam sebutan Maa Wara’a an Nahr, artinya daerah-daerah yang terletak di sekitar Sungai Jihun di Uzbekistan, Asia Tengah. Pada masa Dinasti Samanid, Naisabur menjadi pusat pemerintahan dan perdagangan selama lebih kurang 150 tahun. Seperti halnya Baghdad pada abad pertengahan, Naisabur, juga Bukhara (kota kelahiran Imam Bukhari) sebagai salah satu kota ilmu dan pusat peradaban di kawasan Asia Tengah. Disana bermukim banyak ulama besar. Kaum muslimin menaklukannya pada masa kekhalifahan Utsman bin Affan dan gubernur Abdullah bin amir bin Kuraiz pada.

Baru!!: Shapur II dan Naisabur · Lihat lebih »

Beralih ke halaman ini:

Shapur ii.

KeluarMasuk
Hei! Kami di Facebook sekarang! »