Daftar Isi
5 hubungan: Anarki (hubungan internasional), Hukum kodrat, Keseimbangan kekuasaan (hubungan internasional), Pemisahan kekuasaan, Status quo.
- Filsafat politik
- Rintisan bertopik ilmu politik
Anarki (hubungan internasional)
Dalam teori hubungan internasional, anarki adalah konsep bahwa sistem dunia tidak punya pemimpin: tidak ada pemerintahan berdaulat universal atau pemerintahan dunia.
Lihat Negarki dan Anarki (hubungan internasional)
Hukum kodrat
Thomas Aquinas, seorang filsuf Katolik pada Abad Pertengahan, menghidupkan kembali dan mengembangkan hukum kodrat dari filsafat Yunani kuno. Hukum kodrat (natural law; ius naturale, lex naturalis) merupakan suatu filosofi yang menyatakan bahwa hak-hak tertentu melekat sebagai konsekuensi dari kodrat manusia dan dapat dipahami secara universal melalui daya pikir atau akal manusia.
Lihat Negarki dan Hukum kodrat
Keseimbangan kekuasaan (hubungan internasional)
Karikatur keseimbangan kekuasaan, yang mengibaratkan para prajurit yang menyeimbangkan wilayah eropa Keseimbangan kekuasaan (Inggris: Balance of power) dalam hubungan internasional mengacu pada keseimbangan antara negara-negara atau aliansi untuk mencegah satu entitas menjadi terlalu kuat.
Lihat Negarki dan Keseimbangan kekuasaan (hubungan internasional)
Pemisahan kekuasaan
Pemisahan kekuasaan (bahasa Inggris: separation of powers) merupakan konsep pembagian kekuasaan pemerintah dalam suatu negara menjadi bercabang-cabang.
Lihat Negarki dan Pemisahan kekuasaan
Status quo
Status quo merupakan sebuah frasa dari Bahasa Latin yang bermakna keberadaan negara, secara umum dipakai sebagai salah satu istilah dalam Ilmu sosial dan juga Politik.
Lihat Negarki dan Status quo
Lihat juga
Filsafat politik
- Communitas perfecta
- Deliberasi
- Demokrasi sosial
- Diakonia Transformatif
- Ekonomi campuran
- Eksklusi sosial
- Etika politik
- Führerprinzip
- Filsafat hak asasi manusia
- Filsafat politik
- Hak ilahi raja-raja
- Imperium
- Interregnum
- Jalan Ketiga
- Kaisar
- Kebebasan berbicara
- Kebebasan berpikir
- Kewarganegaraan global
- Komunitas terbayang
- Kosmopolitanisme
- Legalisme agresif
- Manajemen mandiri pekerja
- Mandat (politik)
- Mazhab Frankfurt
- Meritokrasi
- Nasionalisme sipil
- Negarki
- Organisisme
- Perdamaian Bersama
- Plutokrasi
- Republikanisme
- Sekularisme
- Sosialisme negara
- Tata kelola
- Tengah radikal (politik)
- Teologi politik
- Teori hukum internasional
- Teori pemilihan sosial
- Totalitarianisme terbalik
- Totaliterisme

